PPDB SMA N 2 PATI TAHUN AJARAN 2017/2018







0 comments:

Info PPDB 2017 Untuk SMA dan SMK

No.
Keterangan
SMA
SMK
A
Pendaftaran online mandiri
11 sd 14 Juni 2017
11 sd 14 Juni 2017
B
Pendaftaran online lewat sekolah
12 sd 14 Juni 2017
12 sd Juni 2017
C
Verifikasi berkas
12 sd 14 Juni 2017
12 sd 14 Juni 2017
D
Batas akhir pencabutan berkas Pendaftaran
14 Juni 2017 (Pukul 10.00)
14 Juni 2017 (Pukul 10.00)
E
Tes khusus (Untuk SMK)
.........
15 Juni 2017
F
Analisis dan pengumuman peringkat
16 sd 17 Juni 2017
16 sd 17 Juni 2017
G
Pengumuman
19 Juni 2017
19 Juni 2017
H
Pendaftaran ulang
20 sd 21 Juni 2017
20 sd 21 Juni 2017
I
Hari pertama masuk sekolah
17 Juli 2017
17 Juli 2017

-Tim Jurnalistik SMA N 2 Pati
-SMANDAPAFLASH


0 comments:

Bahasa Budaya Kita

 Hallo semuanya...!!! hari ini admin mau post nih ada artikel dari salah satu temen kita nih mau bahas tentang budaya berbahasa kita sehari-hari, penasaran??? yuk kita ulas

Sedari kecil kita sudah di ajarkan bahasa, pada fase pertama pertumbuhan yaitu dari mendengarkan bahasa daerah kita sendiri. Mulai di ajarkan bahasa nasional, bahasa Indonesia kisaran pada fase kedua yaitu waktu pertama diajarkan membaca. Sebagai warga negara Indonesia sepatutnya kita harus dapat menjunjung tinggi bahasa nasional. Tidak boleh kita melupakannya apa lagi tidak mengakuinya.

Kita ingat ada dalam sumpah pemuda, bait ketiga “Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.” Kenyataan sekarang adalah para pemuda Indonesia tidak peduli dengan bahasa nasional mereka dan yang peduli hanya sedikit dari mereka. Orang-orang hanya menggunakannya untuk hal-hal atau kepentingan yang formal saja seperti di kantor, urusan bisnis, dan acara-acara resmi lainnya. Bahasa nasional ini seakan kehilangan keberadaannya, tidak heran bahwa nama bangsa ini mulai memudar akibat kurangnya kecintaan terhadap nilai-nilai dan budaya bangsa yang tercerminkan dari bahasa Indonesia.
Tidak hanya itu saja, bahasa Indonesia kini dapat dibilang kalah populer dengan bahasa daerah masing-masing bahkan terkalahkan oleh bahasa gaul atau bahasa tidak baku yang tidak mencerminkan budaya bangsa. Bila kakek atau nenek kita merasa bangga dengan bahasa Indonesia, pemuda sekarang justru akan tertawa terbahak-bahak jika mendengar ada teman mereka yang menggunakan bahasa baku dalam pergaulan sehari-hari. Penggunaan bahasa ini justru dianggap lucu dan terlalu formal, terutama di daerah-daerah yang jauh dari perkotaan. Nah, hal inilah yang mengakibatkan lemahnya pengetahuan anak bangsa tentang budaya. Bahkan ada warga negara Indonesia yang terbata-bata bila berkomunikasi dengan bahasa persatuan negerinya sendiri.

Tak usah kita mempersoalkan hal yang tidak lagi dipedulikan, lihatlah dari hal yang kecil. Bila dalam komunikasi saja masih tidak tertata, terlebih masih ada warga yang buta huruf, lalu bagaimana negara ini bisa bersatu, maju dan jaya. Oleh karena itu, kita sebagai bangsa Indonesia perlulah mencari jalan keluar dan mengembangkan kembalinya bahasa Indonesia sebagai bahasa kebanggaan negara ini.

Beberapa hal dapat dilakukan untuk membangkitkaan kembali kesadaran bangsa Indonesia akan bahasanya. Terutama dengan adanya momentum bulan bahasa setiap bulan Oktober, kita dapat menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa Indonesia. Kegiatan atau program yang dapat dilakukan diantaranya mengadakan lomba menulis, berpuisi, berpidato, membuat makalah tentang bahasa Indonesia, dan lain sebagainya. Tidak lupa bagi anak-anak yang belum mendapat pendidikan dengan baik, perlu adanya sekolah sukarela untuk mereka. Kegiatan belajar tidak harus di ruangan, tapi juga dapat dilakukan di ruang bebas sesuai kemampuan sukarelawan. Dengan adanya kegiatan-kegiatan semacam ini, diharapkan generasi penerus bangsa dapat mengerti, dan memahami arti penting sebuah bahasa persatuan bangsa. Maka dari itu, marilah kita buka mata hati dan tajamkan pikiran!


Ada apa dengan bahasa indonesia? Kita yang salah atau memang bahasa indonesia itu salah bagi kita? Pertanyaan yang aneh memang namun pertanyaan aneh itu sangat pas ditanyakan untuk kita yang merasa aneh terhadap bahasa kita sendiri. Bahasa Indonesia sangat penting bagi kelangsungan bangsa Indonesia ini. Bahasa adalah jiwa bangsa yang menggambarakan seberapa pantas warga negara bisa dikatakan mencintai negaranya sendiri serta dapat mengakuinya.Perlu diketahui bahasa Indonesia adalah bahasa tersulit ketiga di Asia dan peringkat ke-15 tersulit di dunia.


Bahasaku bahasamu juga. Bahasa Indonesia adalah bahasa persatuan Indonesia. Maka dari itu marilah kita  satu bangkitkan jiwa-jiwa bangsa yang tenggelam melalui upaya menumbuhkan dan menghidupkan jati diri dan budaya bangsa dengan berbahasa Indonesia yang baik, benar, dan penuh kesadaran. Jadikan ini maskot dan kebanggaan yang selalu kita pegang teguh. Lakukan dari sekarang!


-Tim Jurnalistik SMA N 2 Pati
-SMANDAPAFLASH
Dwi Fitriani Amalia (X IIS 1)

0 comments:

SMA N 2 Pati Ikuti Launching Gardu Pintar Demokrasi

Komisi pemilihan Umum (KPU) Kabupaten meluncurkan Gardu Pintar Demokrasi (GPD) Senin, (15/05/2017). Tujuan peluncuran GPD ini adalah dalam rangka memberikan edukasi kepada masyarakat soal pemilu.
Ketua KPU Kabupaten Pati, Much Nasich mengatakan, GPD ini dikemas mirip museum yang menyimpan data dan dokumentasi perjalanan demokrasi di Kabupaten Patri Mulai dari tahun 1955 sampai tahun 2017 ini.
“Pembentukan GPD karena pengetahuan masyarakat masyarakat ikhwal pemilu masih terbilang rendah. Output utamanya pada peningkatan jumlah partisipasi pemilih di setiap perhelatan hajat demokrasi,” tuturnya saat memberikan sambutan peluncuran GPD di Aula KPU Pati.
Lebih lanjut, GPD ini akan dibuka secara umum kepada masyarakat, terutama kepada anak didik. Sehingga masyarakat yang ingin mengetahui sejarah dan perjalanan pemilu di Kabupaten Pati bisa datang langsung ke Kantor KPU Kabupaten Pati.
“Semua data tentang pemilu, semuanya ada di GPD ini, mulai dari surat suara, dokumentasi pada saat pemilihan berlangsung beserta tahapannya. Kami juga menyediakan ruang untuk audio visual dan ruang untuk berdiskusi” terangnya. .
Sementara itu, Bupati Pati Haryanto mendukung terbentuknya GPD di KPU Pati tersebut. Menurutnya, pemahaman masyarakat soal pelaksanaan pemilu terbilang masih sangat rendah. Apalagi jumlah partisipasi pemilih pun, dirasakannya masih belum maksimal.
“Dengan adanya GPD ini, tentu saja dapat memberikan pengetahuan kepada masyarakat terkait dengan pemilu. Selain itu, kami juga berharap GPD ini bisa jadi wahana edukasi untuk anak didik terutama pemilih pemula agar mengetahui proses demokrasi melalui pemilu,” tutupnya. (Cls)
Dalam acara tersebut KPU mengundang 10 sekolah dengan masing-masing perwakilan 4 siswa dengan 1 guru pendamping yang mana SMA N 2 Pati termasuk salah satunya.
Dalam acara tersebut SMA N 2 Pati diwakili oleh siswa berikut :
1. Fachrizal Nuha Abidin (XI MIA 2)
2. Farisa Dwi Kurniawan (XI MIA 2)
3. Safaul (XI MIA 3)
4. Arena Ermawati (XI MIA 4)
Guru pendamping : Dwi Sihati












Sumber Informasi : http://seputarmuria.com/2017/05/15/kpu-pati-luncurkan-gardu-pintar-demokrasi/
-Jurnalistik SMA N 2 Pati / Farisa Dwi Kurniawan (XI MIA 2)

0 comments:

PURNAWIYATA SMA N 2 PATI 2017



 Hello guys... Ada acara meriah di SMA N 2 Pati. Ada yang tahu ? Jawabannya adalah Purnawiyata siswa kelas XII. Purnawiyata merupakan suatu acara perpisahan kelas XII dengan almamater tercintanya yaitu SMA N 2 Pati. Pada hari Sabtu, 13 Mei 2016, Purnawiyata kelas XII digelar di Gedung Sasana Langen SMA N 2 Pati. Yang cukup unik acara Purnawiyata diawali dengan pemberian samir mulai dari kelas XII MIPA 1 sampai XII IPS 3. Pada umumnya pemberian samir dilakukan menjelang akhir acara sebagai tanda pelepasan siswa.
Selain itu, diacara Purnawiyata dipertunjukkan berbagai karya maupun keterampilan siswa SMA N 2 Pati, terutama pada bidang seni yang merupakan ciri khas SMA N 2 Pati. Acara berlangsung tidak membosankan karena setiap selesai sambutan selalu diselingi oleh pertunjukan yang menghibur. Para penonton yang terdiri atas siswa kelas X, XI, Dewan Guru dan Tamu Undangan menikmati acara dengan baik.
Dalam acara ini ditampilkan tiga band yang terdiri atas band dari kelas X, band kelas XI dan band dari alumni SMA N 2 Pati. Ada sesuatu yang unik saat band kelas XI tampil. Saat lagu yang terakhir, seorang siswa kelas XII yang merupakan peraih peringkat paralel 1 tiba – tiba ikut bernyanyi secara spontan. Selain pintar dia juga bisa begitu ternyata ya....
Sebagai wujud apresiasi, SMA N 2 Pati memberikan penghargaan yang setinggi – tingginya  bagi peringkat 1, 2, 3 terbaik MIPA dan 1, 2, 3  IPS. Untuk itu orang tua dari siswa – siswa tersebut secara khusus diundang oleh sekolah untuk hadir mendampingi putra atau putri mereka yang luar biasa. Para siswa berprestasi sendiri memakai pakaian wisuda kuning hitam. Seperti lulus kuliah aja.....
Pertunjukan seni yang paling menonjol adalah kolaborasi seni “Bukan Roro Jonggrang” dari kelas X IPS 2 yang merupakan pemenang ajang pertunjukan seni SMA N 2 Pati. Mengapa disebut Kolaborasi seni ? Karena pertunjukan tersebut memadukan berbagai bidang seni yaitu Seni Rupa, Seni Musik, Seni Tari, dan Seni Drama/Teater. Inilah ciri khas SMA N 2 Pati...

Purnawiyata kelas XII diakhiri dengan penampilan dari band Alumni SMA N 2 Pati yang menutup perhelatan acara yang meriah ini. Acara bukan berarti selesai, setelahnya banyak siswa yang foto – foto di tempat yang telah disediakan. Mereka berfoto ria sepuasnya....


Tim Jurnalistik SMA N 2 Pati
-Faisal Fari' Afandi (X MIA 3)
-Farisa Dwi Kurniawan (XI MIA 2)

0 comments: